Archive for August, 2009

Day 1~Memulai Tisikan Awal Sulaman Cinta

kita kan lalui jalan terjal ini bersama...

kita kan lalui jalan terjal ini bersama...

Berdiri melihat keretamu berlari menuju Jakarta meninggalkan stasiun ini bersamaku. Teriring lambaian tanganmu di balik jendela dengan bunyi gesekan rel dan roda yang semakin lama semakin terdengar cepat saja.

Entahlah.. rasa-rasanya air mata di pelupuk ini telah menggenang dan tak tahan untuk berebut dilampiaskan. Jika bukan karena malu dilihat orang, tentunya sejak tadi mataku telah basah, merah dan membengkak karenanya..

Terserah orang mau bilang apa, tapi aku sungguh sulit melalui momen ini. Sehingga harus berjalan cepat-cepat menuju pintu taksi yang membawaku pulang agar tak nampak rundung kesedihan yang menggelayuti hatiku.

Tapi, selalu percaya bahwa perpisahan ini hanyalah untuk sementara dan kelak akan ada suatu masa ketika aku kan berada di sisimu, selamanya…

Saat merasa berat, mencoba berpikir bahwa jarak yang jauh terbentang ini bukanlah hanya kita yang punya. ada mereka yang juga merasakan rasa sulit ini, ada mereka yang pula menyimpan kerinduan ini, begitu banyak rupanya yang harus berela hati menitipkan separuh jiwanya di negeri lain..

Sebagian dari mereka telah berhasil melalui masa-masa rumit itu, dan kita pun harus demikian:)

Semoga Allah Menghitung setiap air mata dan rindu ini sebagai pahala.

Semoga Allah Menulis sabar kita ini sebagai ikhtiar di jalan-Nya.

Baik-baik jadi ‘bujangan’ di Jakarta, Cinta.. jangan telat bangun sahur mentang-mentang ga ada adek :D

I Love You…

Leave a Comment

~Ia Tercipta untuk Tegar~

Hmmmm…

sekencang apapun riuh angin menyapa, pohon yg tercipta untuk tegar tak akan rela mencabut akarnya demi menyerah begitu saja…  sebanyak apapun daunnya tergugur, tiada pernah akan membuatnya tumbang dan jera…

ia tak pernah mengerti mengapa Allah memilihnya utk melalui semua ini…  tapi apapun pendapat hatinya, entah ujian, cobaan, ataukah azab…  alih-alih mengeluh ” why it should be me ? ” ia malah berserah dan hanya mengharap… bahwa semoga penghujung dari semua ini hanyalah cinta-Nya semata…

ada yang bertanya, lalu bagaimana jika yang dilaluinya adalah hembusan angin topan skala lima?

jikalau memang ada pohon yang ditakdirkan untuk melalui topan skala lima tentulah ia adalah pohon yang demikian hebat.. karena pohon yang hebat diciptakan untuk menghadapi hal-hal yang hebat…

~Allah tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan…

jika pun pohon itu harus tumbang, siapakah kita yang berani menghakimi bahwa pohon itu telah menyerah dan kalah…

boleh jadi angin membuatnya tumbang untuk membawa sang pohon hidup di tempat lain yang lebih elok dan bermanfaat menyimpankan air untuk hilangkan dahaga makhluk Allah di sekitarnya..

atau boleh jadi pula.. bahwa tumbangnya ia adalah hal yang terbaik baginya karena ia mendapat kebun yang jauh lebih indah di Surga..

~Allah Maha Tahu, sedangkan kita tidak tahu… ^^

Ia Tercipta untuk Tegar...

Ia Tercipta untuk Tegar...

Leave a Comment