Senja di Akhir Sya’ban

perjalanan masih panjang... saatnya melihat ke depan dan pulang...

perjalanan masih panjang... saatnya melihat ke depan dan pulang...

senja tersenyum anggun bersama semburat jingga dan merah tua

hadirkan untukku rangkaian slide yang terekam sepanjang perjalanan hidupku

aku terhenti bersama dahan akasia yang tak lagi melambai

meneliti barangkali ada yang luput kuamati.

sejauh ini, apa saja yang telah terjadi…


tak ada yang salah dengan masa lalu

kuharap aku akan selalu berpikir begitu

meski sisi manusiaku malu


berpikir,

begitu ruah melimpah kasih telah tercurah

meski seringkali sengaja berpaling muka

tapi tetap saja ada cinta

gundah,

menjadi takut aku jadi tak pandai bersyukur

seperti senja…

yang ingin segera mengakhiri siang namun resah menyambut keindahan malam

aku kaku di antara sebuah akhir dan awal

seperti apakah cahaya di balik gulita langit itu

ku dengar begitu menawan

tapi aku ragu mencari tahu

seperti meninggalkan Sya’ban yang berarti menyapa Ramadhan

sebuah suka cita bagi siapapun yang rindu limpah kasihNya

tak pantas lagi mengulur waktu

aku pun bergegas

menari bersama irama yang telah terbiasa menjadi melodi hidupku

Leave a Comment